• 5907
    214

    Seorang wisatawan Amerika melancong ke negeri tirai bambu. Dia menikmati kuliner Tionghoa di sebuah kedai makan. Dan di tempat itu, dia menemukan pemandangan yang baginya antik: di pojok kedai, seorang perempuan muda khusyuk berdoa kepada dewanya. Kian kuatlah rasa penasaran si bule terhadap cara beragama pribumi oriental. Karena itu, kepada pegawai kedai yang menghidangkan makanan ...
  • 13290
    833

    Mullah Nasrudin Koja adalah ulama dari tipe yang tidak lumrah. Ketika berceramah, dia tidak memakai busana ustaz dan segala pernak-perniknya. Sehari-hari dia mengenakan pakaian awam yang sederhana. Dalam pengajiannya, Sang Mullah tidak pernah menggunakan kitab rujukan, bahkan jarang sekali mengutip ayat ataupun hadis. Nasihatnya yang autentik merupakan buah renungan mendalamnya atas kehidupan. Baik dari segi ...
  • 12017
    518

    Dialah Sunan Kalijaga. Namanya begitu dikenal di Nusantara. Bahkan namanya digunakan sebagai sebuah nama lembaga pendidikan tinggi di kota Yogyakarta. Sunan Kalijaga termasuk salah satu anggota dari Wali Sanga, sekelompok dai yang berperan besar terhadap berkembangpesatnya agama Islam di Nusantara ini. Sunan Kalijaga yang memiliki nama asli Raden Said masyhur sebagai seorang pendakwah yang mampu ...
  • 8059
    525

    Ketika umat manusia menyadari akan urgensi sebuah sejarah, mereka akan mempelajari sejarah mereka sendiri. Pada gilirannya, umat manusia tersebut yang kemudian berafiliasi pada suatu bangsa itu menghendaki sejarah bangsa mereka. Mereka tercekam rasa penasaran dan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap kisah masa lalu nenek moyang mereka. Namun demikian, bagaimana jika sejarah mereka itu sulit ...
  • 23625
    547

    Catatan ini sekadar refleksi atas tahun baru 1439 H.  Dahulu, bangsa Arab pra-Islam telah menggunakan sistem penanggalan yang diawali dengan bulan Muharram dan diakhiri dengan bulan Dzulhijjah. Hanya saja, saya tidak tahu persis apakah nama-nama bulan itu sama dengan penamaan bulan-bulan Hijriah. Yang pasti, bangsa Arab dahulu menggunakan sistem penanggalan dua belas bulan dalam setahun ...
  • 14289
    792

    Tulisan ini bukan bermaksud untuk mencela bangsa Arab, bukan pula untuk memujinya. Oleh karenanya, jika Anda termasuk bangsa Arab atau sekadar fanatik terhadap Arab, mohon jangan tersinggung jika merasa dicela dan jangan berbangga jika merasa dipuji setelah membaca tulisan ini. Oke, saya lanjutkan. Akhir-akhir ini, atau mungkin sudah dari dulu, kita (umat Islam) senantiasa diributkan ...
  • 11175
    619

    Semakin banyak saja orang menjadi hakim. Bukan hakim sungguhan yang memutus perkara di pengadilan, melainkan orang dengan gaya hakim, yang selalu membuat judgment: ini salah itu benar, ini lurus itu sesat. Di masyarakat, orang semakin mudah saling menuding. Masing-masing merasa diri paling benar. Dalam urusan agama, bahkan sesama mereka dalam satu agama, fenomena ini kian ...
  • 5155
    580

    Perbincangan tentang identitas agama dan dasar teologinya senantiasa menarik dan tiada habisnya. Lebih dari itu, agama bukan sekadar keyakinan yang dipeluk oleh manusia, melainkan juga diferensiasi sosial yang terkadang menjadi sekat-sekat tebal untuk melebur dalam persaudaraan. Padahal, agama itu sendiri merupakan keimanan dan mengajarkan persaudaraan di antara umat manusia. Keimanan—dalam teologi—adalah harga mati. Ia tidak ...
  • 756
    0

    Bayangkan situasi seperti berikut; Anda diwawancarai seorang wartawan dari sebuah media internasional. Wartawan itu mengajukan pertanyaan sederhana, yang seharusnya mudah Anda jawab, sebab pertanyaan tersebut berkaitan dengan bidang yang Anda geluti. Namun demikian, entah kenapa Anda gagap menjawabnya. Jawaban yang meluncur dari mulut Anda sama sekali tidak memuaskan bagi diri Anda sendiri dan kemungkinan besar ...
  • 20115
    1675

    KH. Maimoen Zubair dalam kitab karyanya, al-‘Ulama al-Mujaddidun, berpendapat apabila ulama Nusantara yang kali pertama membawa pulang dan mengajarkan kitab Ittihaf Sadat al-Muttaqin Syarah Ihya Ulumiddin karya Sayyid Murtadla al-Zabidi adalah KH. Abdul Manan Dipomenggolo, pendiri Pesantren Tremas, Pacitan. Kitab ini merupakan salah satu karya yang memberi penjelasan terbaik mengenai salah satu magnum opus Hujjatul ...